Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususGempur Rokok Ilegal, Pemkot Mojokerto dan Bea Cukai Bentuk Tim Pengawas hingga...

Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Mojokerto dan Bea Cukai Bentuk Tim Pengawas hingga Masifkan Sosialisasi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo dan Pemerintah Kota Mojokerto di pasar tradisional Tanjung Anyar, Rabu, 27 Oktober 2021, tak menghasilkan temuan rokok ilegal.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baik dari tim pertama ataupun tim kedua yang melakukan penyisiran tidak ditemukannya peredaran maupun penjualan rokok tanpa cukai (ilegal) di pasar induk Kota Mojokerto yang menampung hampir 2.000 pedagang dari berbagai usaha. Tak terkecuali agen rokok.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan sidak dilakukan di Pasar Tanjung Anyar karena pasar ini adalah pasar induk dengan lebih dari 2.000 pedagang. Sehingga memiliki potensi besar peredaran perdagangan rokok ilegal.

BACA JUGA: Pemkot Mojokerto dan Bea Cukai Sidoarjo Gelar Operasi Bersama Berantas Barang Kena Cukai Ilegal

“Kita ingin melihat secara langsung ke beberapa toko distributor rokok yang ada di Pasar Tanjung Anyar dari berbagai merk. Alhamdulillah sejauh ini semuanya berpita cukai legal,” ucap Ning Ita.

Pemimpin perempuan pertama Kota Mojokerto ini mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembentukan tim pengawasan dari segala unsur untuk gigih menggempur peredaran rokok ilegal.

Mulai dari Pemda, lintas Forkopimda Kota Mojokerto, dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo.

Bahkan, sosialisasi pita cukai juga sudah dilakukan sejak di tingkat terbawah mulai dari rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), perlindungan masyarakat (Linmas), hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Mojokerto.

“Tapi di sini kan pasar resmi ya, sejauh ini masih legal. Namun, bisa jadi peredaran itu perlu kita cari ke area-area lain yang memungkinkan. Untuk antisipasi, ada tim yang terbentuk dari segala unsur. Dan akan melakukan sosialisasi secara masif ke masyarakat. Mulai dari Linmas, RT, RW, sampai ASN dibekali informasi pita cukai legal seperti apa,” ia membeberkan.

Pasalnya, semakin meningkat kesadaran masyarakat terkait cukai legal di kemasan rokok. Maka pengawasan peredaran rokok di Kota Mojokerto semakin kuat. Sehingga masyarakat akan tertib menggunakan atau mengkonsumsi rokok legal.

Sebab, penggunaan rokok cukai legal selama ini memberikan kontribusi besar untuk negara termasuk Kota Mojokerto. Dimana, universal healthcare is it right di Kota Mojokerto hampir 100 persen didanai dari bagi hasil cukai rokok legal.

“Kami berharap tentu bagi seluruh masyarakat Kota Mojokerto sekitar untuk mengkonsumsi cukai legal atau merk legal. Rokok legal kontribusi besar untuk negara, dan dikembalikan lagi ke masyarakat. Termasuk universal healthcare is it right di Kota Mojokerto dari bagi hasil cukai ini,” pungkasnya.

BACA JUGA: Blusukan ke Pasar Tim Bea Cukai Sasar Penjual Rokok Tanpa Pita Cukai

Terpisah, Kepala KPPBC TMP B Sidoarjo Pancoro Agung mengapresiasi hasil sidak hari ini yang tidak ditemukan adanya pelanggaran cukai rokok. Hanya saja, ia meminta kepada pemerintah daerah untuk memperketat dan terus mewaspadai peredaran rokok cukai ilegal dari berbagai penjuru. Sebab, baru-baru ini telah ditemukannya peredarannya melalui online.

Lalu ada empat ciri rokok ilegal yang harus diwaspadai oleh masyarakat. Jika diketahui menjual, menguasai, memproduksi maka akan dikenakan tindak pidana.

“Diantaranya rokok tanpa pita cukai (polos), rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas dan rokok dengan pita cukai yang berbeda,” ujarnya.(din/lna/adv)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily