Gempur Rokok Ilegal, Pemkab dan Bea Cukai Malang Gandeng Wartawan

  • Whatsapp
cukai
Pembukaan sosialisasi ketentuan di bidang cukai oleh Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM. Dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Latif Helmi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Aniswaty Aziz SE M.Si, Senin (14/9/2020) di Ollino Garden Hotel.(ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang menggelar sosialisasi ketentuan cukai di hotel Ollino Garden Hotel, Senin (14/9/2020). Kampanye yang diusung adalah Gempur rokok ilegal dengan menggandeng para wartawan sebagai peserta.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM. Dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Latif Helmi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Aniswaty Aziz SE M.Si.

"
"

Baca Juga

"
"

Peserta sosialisasi adalah perwakilan dari media online, cetak, televisi dan radio. Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM dalam sambutannya menegaskan penting menggandeng media dalam rangka kampanye gempur rokok ilegal.

BACA JUGA: Bea Cukai Malang Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

“Ini semua yang hadir adalah para senior media di Malang Raya. Saya yakin teman-teman bisa menggelorakan semangat gempur rokok ilegal,” tegas Wahyu sapaan akrabnya dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Sekda juga membacakan sambutan Bupati Malang H. M. Sanusi, dikatakan bahwa untuk semakin meningkatkan sektor cukai, perlu keterlibatan semua pihak dengan mengawasi peredaran rokok ilegal.

Kabupaten Malang kategori tinggi dalam penindakan hasil tembakau. Untuk meminimalisir Pemkab Malang mengusung jargon gempur rokok ilegal. Pemkab butuh partisipasi aktif rekan jurnalis.

“Agar informasi bisa dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami agar menumbuhkan peran masyarakat untuk gempur rokok ilegal,” seru Wahyu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang Aniswaty Aziz SE M.Si menegaskan bahwa sosialisasi ini amat penting. Pesertanya adalah wartawan, agar pemahaman tentang cukai, cukai rokok dan jenis-jenis penyalahgunaannya.

“Termasuk memberi informasi agar peredaran rokok ilegal bisa ditekan,” tegasnya.

Anis sapaan akrabnya menyatakan bahwa temuan rokok ilegal di Kabupaten Malang sangat tinggi. Padahal berkurangnya rokok ilegal akan memperbesar pendapatan negara untuk pembangunan. (cak)

Post Terkait

banner 468x60