Senin, Agustus 15, 2022
BerandaBerita KhususGempur Rokok Ilegal Ala Pemkot Malang Lewat Sinau Cukai dan Ngaji Bareng

Gempur Rokok Ilegal Ala Pemkot Malang Lewat Sinau Cukai dan Ngaji Bareng

NUSADAILY.COM – MALANG – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pengendalian Bea Cukai Tipe Madya Kota Malang punya cara tersendiri menggempur peredaran rokok ilegal. Yakni dengan menggelar Agenda Sinau Cukai dan Ngaji Bareng di Graha Polinema, Senin (29/11/21).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, ST, MT dalam sambutannya mengajak masyarakat dari lima kecamatan yang hadir sebagai peserta sosialisasi untuk bersama-sama mencegah peredaran dan konsumsi rokok ilegal di Kota Malang. 

Menurutnya, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara namun juga membahayakan masyarakat. Karena kandungan didalamnya tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Selain itu, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh masyarakat lewat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang masuk ke negara.

“Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang kita terima tentunya dapat dimanfaatkan untuk iuran BPJS, bantuan modal dan pelatihan keterampilan buruh, Bantuan Langsung Tunai hingga sosialisasi seperti hari ini,” terang Erik tentang manfaat yang diterima dari cukai rokok.

Kota Malang memperoleh alokasi DBHCHT senilai Rp30,367 Miliar pada tahun 2021.  Seluruhnya telah dialokasikan pada tiga bidang sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 yakni Bidang Kesehatan (25%), Bidang Penegakan Hukum (25%) dan Bidang Kesejahteraan Masyarakat (50%).

BACA JUGA: Pemkot Malang Salurkan BLT dari Dana Cukai Hasil Tembakau ke Ribuan Buruh

Lebih lanjut, Gunawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Kota Malang menerangkan bahwa triliunan dana cukai yang diterima negara telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat termasuk pada pembiayaan infrastruktur seperti jembatan dan jalan.

Hal inilah yang mendorong Pemerintah melalui Bea Cukai menggencarkan Gerakan “Gempur Rokok Ilegal” bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. 

“Kami menempuh langkah preventif dan represif.  Preventif antara lain dengan sosialisasi, operasi sobo pasar, dan pembinaan industri.  Sedangkan represif dengan pengumpulan informasi via aplikasi SIROLEG dan penindakan,” ujar Gunawan.

Acara sosialisasi berjalan menarik dan dihangatkan dengan hadirnya KH M. Anas Fauzi An Nachrowi atau luas dikenal sebagai Ustad Anas. 

Ustad Anas dalam tausiahnya mengingatkan masyarakat bahwa apa saja yang namanya ilegal, termasuk rokok ilegal tentu membawa mudharat. Dan hal tersebut tentu menyalahi, baik di mata hukum agama maupun hukum negara.

BACA JUGA: Blusukan ke Pasar Tim Bea Cukai Sasar Penjual Rokok Tanpa Pita Cukai

“Saya mengajak, marilah kita tinggalkan yang ilegal-ilegal itu demi kebaikan kita bersama dan Kota Malang,” pesan Anas.

Pada momen sosialisasi ini, turut dikenalkan sejumlah ciri-ciri rokok ilegal, yakni rokok yang menggunakan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai yang berbeda antara nama perusahaan dengan produk, pita cukai bekas yang biasanya ada sobekan, berkerut atau kusut, dan rokok polos tanpa pita cukai.(*/adv/lna)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Komnas HAM soal Pembunuhan Brigadir J: Tidak Ada Indikasi Penganiayaan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan tidak menemukan indikasi adanya penganiayaan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir...