Gandeng Pemkot Singkawang, BPIP Bumikan Pancasila

  • Whatsapp
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi Badan Pembinaan Indeologi Pancasila (BPIP) Dr. Ani Purwanti S.H. M.H saat meberikan plakat ke perwakilan Pemkot singkawang FOTO : BPIP for Nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pelaksana Tugas Deputi Bidang Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi Badan Pembinaan Indeologi Pancasila (BPIP) Dr. Ani Purwanti S.H. M.H menegaskan persoalan yang melanda Indonesia saat ini adalah kurangnya pemahaman nilai- nilai Pancasila dikalangan Masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya mengadakan kunjungan ke kantor Dinas sosial Kota Singkawang dalam rangka menggandeng Pemerintah Kota Singkawang untuk membumikan Pancasila Rabu, 2 Desember 2020 lalu.

Baca Juga

Dikatakannya pula sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk membumikan Pancasila diberbagai dearah. Untuk itu dirinya mengajak masyarkat Kota yang berada di garis Khatulistiwa ini untuk lebih memahami nilai nilai Pancasila.

BACA JUGA: BPIP dan Universitas Tanjungpura Gelar Seminar Advokasi Kelompok Rentan Human Trafficking

Digandengnya Kota Singkawang untuk membumikan Pancasila Oleh BPIP karena selain kota yang letaknya strategis dan terkenal. Wilayah ini juga pernah terjadi terkait kasus perdagangan manusia (Human Trafficking).

Menurut Ani terdapat dua permasalahan yang sering terjadi di Indonesia, terkait pemahaman nilai-nilai Pancasila serta kelompok ekslusiveismen yang sering berbenturan dengan aturan dan norma nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari.

“Dalam tatanan Negara kesatuan Republik Indonesia Kurang tepat melakukan seperti itu, akan tetapi itulah yang sering terjadi, dan ini menjadi tantangan kita bersama bagaiamana kita harus memperlakukan dan menegakkan hukum di negara kita,” Jelas Ani.

Mendukung apa yang diterapkan BPIP

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Singkawang DRS Sumastro MSI mengatakan sangat mendukung dengan apa yang diterapkan oleh BPIP terhadap Kota Singkawang. Menurutnya, Kota Singkawang merupakan kota yang strategis serta sangat berbatasan dengan negara-negara tetangga.

“Menurut kami sangat penting, karena Kota Singkawang ini kota yang sangat entertain dengan kawasan perbatasan dan tempat transit maupun orang dan barang. Tidak menutup kemungkinan terdapat permasalahan baik perempuan anak-anak dan tenaga kerja migran,” jawabnya.

BACA JUGA: Ini Kata Kepala BPIP Saat Memberikan Pembekalan Orientasi CPNS Baru

Sumastro menjelaskan, Kota Singkawang merupakan kota di Indonesia yang tertoleran. Dimana kota Singkawang merupakan Kota yang menerapkan nilai-nilai Pancasila serta selalu dirangkul oleh pemerintah kota.

“Disini ada 17 suku yang kita rangkul, dan ini bukan melebih-lebihkan serta kami dari pemerintah Kota Singkawang selalu memelihara dengan baik kerukunan antar umat beragama serta menanamkan nilai Pancasila meski kita di ujung perbatasan.”jelasnya. (sir)

Post Terkait

banner 468x60