Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususFestival Susu Sapi Brau 2021, Disparta Pacu Pengembangan Ikon Wisata Baru Kota...

Festival Susu Sapi Brau 2021, Disparta Pacu Pengembangan Ikon Wisata Baru Kota Batu

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Mayoritas masyarakat Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu bermata pencaharian peternak sapi. Bahkan jumlah populasi sapi dua kali lipat lebih banyak dibandingkan penduduk Dusun Brau.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Tak heran jika Dusun Brau menjadi sentra penghasil susu sapi di Kota Batu. Setiap harinya ribuan liter susu sapi dihasilkan sebagai produk andalan masyarakatnya. Susu sapi berkontribusi besar terhadap taraf perekonomian masyarakat Brau.

Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mengemas potensi andalan itu dengan meluncurkan Festival Susu Sapi Brau 2021. Sebetulnya bukan kali ini saja, Disparta mempromosikan potensi besar yang dimiliki oleh dusun terpencil itu. Pada Oktober 2020 lalu, wilayah itu dicanangkan menjadi ikon wisata baru di Kota Batu sebagai Wisata Edukasi Sapi Perah Brau.

BACA JUGA: Disparta Kota Batu Rangkul Pelaku Kuliner Geliatkan Industri Pariwisata

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq menegaskan jika Festival Susu Sapi Brau 2021 merupakan program percepatan untuk mewujudkan desa wisata di Kota Batu.

“Intinya bagaimana dinas mendorong khususnya pengembangan destinasinya serta SDM para pengelolanya. Bila sudah tercipta tinggal membuat eventnya yang lebih meriah demi menarik perhatian wisatawan,” ujarnya dilansir Nusadaily.com.

Untuk SDM pihaknya sudah menggelar peningkatan kompetensi kepada para pengurus desa wisata yang ada di Kota Batu. Lalu untuk pengembangan wisata beberapa pembangunan infrastruktur terus dilaksanakan.

“Seperti pembangunan patung sapi mulai ujung Barat hingga Timur Brau. Lalu akses jalan untuk mempermudah aktivitas warga atau wisatawan juga terus dilakukan,” tegasnya.

Konsep ke depan yaitu Brau akan jadi destinasi wisata terpadu dengan memadukan peternakan, pertanian, dan olahan susu.

BACA JUGA: Melalui Expo Pariwisata, Disparta Kota Batu Pacu Pemulihan Ekonomi

“Saya optimis ini akan terwujud dan bisa menjadi destinasi unggulan sehingga bisa meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan masyarakat. Brau sekarang sudah berbeda dengan Baru yang dulu, semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Dalam festival itu ditampilkan produk olahan turunan susu sapi seperti permen susu, stik susu, pia susu, keripik susu, labu susu, dan sebagainya. Bahkan susu sapi yang dihasilkan ini telah tembus ke luar negeri menjadi bahan baku produksi keju di Italia.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso sangat mengapresiasi kegiatan ini. Komitmen dan kesungguhan untuk menciptakan destinasi-destinasi wisata desa harus terus digelorakan.

“Agar bisa terwujud dengan baik butuh sinergitas dan kolaborasi secara bersama antara masyarakat, desa, dan pemerintah. Dusun Brau adalah tempat yang luar biasa, jumlah sapi perah lebih banyak dari jumlah penduduknya,” paparnya.

Tidak itu saja, Brau merupakan dusun yang berada di lereng pegunungan sehingga memiliki pemandangan cukup indah dan berhawa sejuk, tentu bisa menjadi dambaan para wisatawan dari luar daerah.

BACA JUGA: Sandiaga Uno Direncanakan Buka Festival Pesona Minangkabau

“Dengan melihat potensi yang ada pemerintah akan terus meningkatkan program pengembangan desa wisata. Salah satunya dukungan infrastruktur dan pembangunan patung-patung sapi ikonik,” imbuh dia.

Punjul juga berharap pengembangan nanti tidak hanya Dusun Brau, tapi menyeluruh di Desa Gunungsari karena ada beberapa obyek wisata lainnya seperti Goa Pandawa,  Kampung Papua, Paralayang, petik mawar, dan sebagainya. “Itu yang harus disinkronisasi sehingga bisa menjadi wisata terintegrasi. Terlebih kegigihan masyarakat untuk menuju ke sana sangat tinggi,” tuturnya. (wok/adv/wan)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed