Dinas Pariwisata dan Polres Batu Kolaborasi Berantas Penyalahgunaan Narkoba

  • Whatsapp
Aksi teatrikal untuk mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba dimainkan kelompok Teater Air. Sosialisasi melalui medium seni ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Satresnarkoba Polres Batu.
Aksi teatrikal untuk mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba dimainkan kelompok Teater Air. Sosialisasi melalui medium seni ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Satresnarkoba Polres Batu.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Aksi teatrikal menjadi medium dipilih untuk sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Kota Batu. Pementasan teatrikal digelar di Alun-alun Kota Batu yang diinisiasi kolaborasi dua instansi yakni Dinas Pariwisata Kota Batu dan Satresnarkoba Polres Batu, Sabtu 22/5/2021.

Adegan yang diramu Teater Alit binaan Fuad Dwiyono mampu menarik perhatian pengunjung alun-alun. Empat orang lakon memainkan perannya yang menarasikan bahaya penyalahgunaan narkoba. Menyuguhkan sebuah premis, mulai dari suramnya masa depan hingga tersandung perkara hukum. Bahkan mengakibatkan nyawa melayang karena narkoba.

Baca Juga

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah kolaborasi yang luar biasa. Medium teatrikal untuk mengampanyekan bahaya narkoba diyakini efektif untuk membangun kesadaran masyarakat.

“Karena selama ini sosialisasi hanya dipampang pada spanduk-spanduk. Melalui jalur kesenian seperti teatrikal ini dapat lebih efektif untuk menekan penyalahgunaan narkoba,” kata Arief dilansir Nusadaily.com.

Pendekatan melalui teatrikal akan sangat tepat untuk menanamkan internalisasi. Karena jalur kesenian bisa menyentuh sentimentil khalayak umum. Karena hal itulah, sosialisasi melalui teatrikal dipentaskan di ruang publik itu.

Terlebih, Kota Batu merupakan salah satu daerah kunjungan wisatawan. Datangnya pengunjung dari berbagai daerah sangat riskan membuka peluang terjadinya praktik peredaran gelap dan penyalahagunaan narkoba. Sehingga internalisasi nilai itu perlu digaungkan sebagai benteng dari ancaman bahaya narkoba.

“Sebagai kota wisata, sangat riskan. Makanya Satresnarkoba bekerjasama dengan kami untuk aosialisasi penyalahgunaan bahaya narkoba,” imbuh Arief.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto menuturkan, sosialisasi dengan teatrikal lebih mengena l kepada masyarakat, dibandingkan melalui media sosial. 

Kasat Resnarkoba Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto menjelaskan, digelarnya pentas teatrikal dengan mengusung tema bahaya penggunaan narkoba ini merupakan salah satu bentuk edukasi dari kepolisian tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. 

“Kegiatan ini juga sesuai arahan dan instruksi dari Kapolda Jawa Timur. Kami diinstruksikan untuk memberi edukasi preventif agar masyarakat paham perihal bahaya narkoba,” ujarnya. 

Dalam hal pemberantasan narkoba, selain menggandeng instansi pemerintahan seperti Dinas Pariwisata ini. Pihaknya juga telah menggandeng BNN Kota Batu dalam hal pemberantasan narkoba di Kota Batu. “Peredaran narkoba di Kota Batu saat ini masih sangat marak. Mulai dari masyarakat Kota Batu hingga para wisatawan yang datang,” imbuhnya. (wok/adv/wan)