BPIP Kaji Buku Pendidikan Pancasila Untuk Siswa Sekolah Dasar

  • Whatsapp
Suasana berlangsungnya kegiatan Pengkajian Buku Pancasila Untuk Siswa kelas 1 hingga 6. BPIP
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPI, mengkaji buku pendidikan Pancasila untuk sekolah dasar kelas 1 sampai dengan 6 yang di terbitkan oleh Balai Pustaka.

Kajian tersebut dilaksanakan di Jakarta Senin 30 November lalu. Hal itu dikemas dalam acara diskusi dan diprakasai oleh Direktorat Standardisasi Materi dan Metode Formal, Nonformal, dan Informasi di bawah arahan
Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BP.

Baca Juga

Deputi Bidang Pengkajian dan Materi (Jianri) BPIP, Prof. Adji Samekto dalam sambutannya mengatakan pentingnya melakukan sinkronisasi terhadap buku-buku Pendidikan Pancasila yang diterbitkan tersebut.

“Buku (Pendidikan) Pancasila yang diterbitkan oleh BP (Balai Pustaka) untuk kelas 3 sampai kelas 6 SD. Ini penting untuk disinkronkan oleh BPIP khususnya Kedeputian Pengkajian dan Materi,” ujar Adji.

Sementara itu Sekretaris Utama (Sestama BPIP) Karjono menambahkan bahwa antara BPIP dengan Balai Pustaka sudah ada Nota Kesepakatan Bersama/Memorandum of Understanding (MoU).

“(selain kegiatan meninjau buku Pendidikan Pancasila) dari MoU itu sudah dihasilkan video pembelajaran. BP wangi, BPIP pun juga wangi di dunia Pendidikan, o ternyata BPIP dan BP sudah kerjasama melahirkan buku-buku Pendidikan.” terang Karjono.

Sestama dan Deputi Jianri sepakat bahwa sejarah terkait kelahiran Pancasila, harus clear tersampaikan ke masyarakat, khususnya kalangan milenial.

Sejarah

Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945, dan kemudian didalektikakan sehingga lahir Piagam Jakarta 22 Juni 1945. Sampai disahkannya rumusan akhir Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945.

Itu merupakan satu rangkaian peristiwa sejarah yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya.

Ditempat yang sama Direktur Standardisasi Materi dan Metode Formal, Nonformal, dan Informal, Toto Purbiyanto menjelaskan tugas dan fungsi dari direktorat yang dipimpinnya adalah melaksanakan penyusunan materi, bahan ajar, dan metode pembinaan ideologi Pancasila (PIP) untuk Pendidikan formal, nonformal, dan informal.

“Sejauh ini sudah disusun (materi PIP), menunggu persetujuan dari pimpinan untuk dipublikasikan” pungkas Toto.

Menurutnya, melakukan peninjauan terhadap buku Pendidikan Pancasila yang diterbitkan Balai Pustaka ini, juga merupakan bagian dari tugas dan fungsi dari Direktorat Standardisasi Materi dan Metode Formal, Nonformal, dan Informasi

kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama BPIP, serta Direktur Utama Balai Pustaka dan Jajaran itu, (sir/kal)

Post Terkait

banner 468x60