Senin, September 27, 2021
BerandaBerita KhususBorong Beras Petani dan Beli Bahan Makanan ke Toko Rakyat untuk Bantu...

Borong Beras Petani dan Beli Bahan Makanan ke Toko Rakyat untuk Bantu Warga Jember

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember berencana menggelontorkan bantuan kepada sedikitnya 100.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak kondisi pandemi COVID-19.

Bantuan berupa sembako senilai Rp150 ribu berikut uang tunai Rp100 ribu. Asal anggarannya dari pos dana belanja tidak terduga (BTT) yang secara keseluruhan berjumlah Rp83 miliar.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, mekanisme pengadaan barang secara langsung. Sejumlah dinas terkait ditekankan agar melakukannya secara cepat untuk menjawab banyaknya kritik lantaran sebelumnya tidak segera terealisasi anggaran bantuan penanganan COVID-19.

BACA JUGA: Janji Bupati Jember Sumbang Seluruh Gajinya untuk Warga Kurang Beruntung

Hendy memproyeksikan penggunaan dana BTT dapat mengungkit perekonomian disamping untuk membantu kesulitan warga yang sedang membutuhkan bantuan langsung. Sehingga, pembelian beras harus melalui petani, dan barang kebutuhan lainnya dibeli lewat pertokoan rakyat.

“Harus sesuai aturan, dan cepat. Tidak boleh berlama-lama. Saya ingin itu kita borong beras dari petani, karena sekarang musim panen padi. Lalu, yang seperti mie instan , sarden kalengan, dan kecap itu kita beli ke toko-toko kelontong secara merata. Maka, perputaran ekonomi bisa berjalan,” perintahnya.

BACA JUGA: Janji Bupati Jember Sumbang Seluruh Gajinya untuk Warga Kurang Beruntung

Plt Kepala Dinas Sosial Jember Widi Prasetyo mengatakan, bantuan bertujuan untuk pemerataan. Oleh karenanya, sasaran penerima kali ini adalah dari kalangan keluarga yang tidak sedang menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi Jawa Timur.

Dinas Sosial saat ini tengah memproses validasi data warga guna mengantisipasi terjadinya tumpang tindih pemberian bantuan. Pasalnya, banyak juga bantuan pemerintah pusat dan provinsi yang mengalir ke masyarakat.

“Ini kami dan teman-teman lembur terus agar secepatnya selesai bagi warga yang belum menerima bantuan. Kalau yang sudah bukan sasaran. Misalkan seperti PKH, penerima BST, BPNT, atau bantuan baru-baru ini dari Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Bupati Jember Beserta Forkopimda Gelontor Ratusan Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Target sasaran bantuan secara spesifik, lanjut Widi, banyak segmen. Diantaranya seperti buruh tani, PKL, pelaku UMKM, pedagang toko peracangan, pelaku seni, buruh perkebunan, dan lain sebagainya.

Sedangkan, lain halnya warga terpapar COVID-19 sedang menjalani isolasi mandiri dalam rumah diberi bantuan sembako yang berasal dari beras cadangan pemerintah totalnya sebanyak 100 ton. “Yang ada di Bulog itu,” jelasnya.

Berdasarkan pantuan, banyak juga bantuan yang terus mengalir dari berbagai lapisan, termasuk hasil swadaya masyarakat, organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan perusahaan swasta. (sut/lna/adv)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

The Legion Nutrition dan Amarta Hills Berkolaborasi Gelar Body Competition

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Produsen suplemen olahraga, The Legion Nutrition tak berhenti memberikan dukungannya di bidang olahraga. Kali ini mereka ambil bagian sebagai...