Boma, Wajah Baru Destinasi Wisata Alam Jember Usai Dibenahi

  • Whatsapp
Wakil Bupati Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman saat membuka acara 'Jelajah Wisata and Funcamp Agrowisata’ di Boma. (nusadaily.com/ Pemkab Jember)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Kabupaten Jember memiliki beragam lokasi yang cocok untuk penghobi wisata alam. Salah satunya, kawasan Boma yang terletak 20 kilometer sebelah barat dari pusat kota atau tepatnya di Desa Suci, Kecamatan Panti.

Daya tarik Boma adalah nuansanya. Disuguhkan bentang alam pegunungan yang dilengkapi dengan kawasan perkebunan kopi serta karet. Disana juga terdapat sungai-sungai yang dialiri oleh air alami sangat jernih nan segar.

Sepanjang perjalanan, wisatawan bakal menikmati suasana perkampungan desa yang masih asri. Akan terlihat banyak warga bekerja sebagai buruh perkebunan maupun petani.

Boma sejatinya sejak lama digarap sebagai tempat wisata. Konsep utamanya untuk rekreasi keluarga, karena didesain dengan taman dan tempat berenang yang aman untuk anak-anak.

Dahulu Boma menjadi salah satu destinasi favorit bagi warga perkotaan untuk tujuan menghilangkan penat. Sebab, disana wisatawan bisa berkumpul dengan keluarga dan menikmati alam pegunungan yang masih hijau.

Wisatawan mulai sepi semenjak wabah COVID-19 melanda, dan fasilitasnya kian kurang mendapat perhatian lantaran ada kewajiban menutup tempat wisata untuk beberapa saat.

Namun, kini pembenahan mulai dilakukan oleh Pemkab Jember. Wajah Boma pun berubah seiring dengan perbaikan sejumlah fasilitas.

Wakil Bupati Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau yang akrab disapa Gus Firjaun berharap masyarakat sekitar turut mendukung langkah pembenahan Boma.

Lokasi ini bakal dikembangkan kembali agar meningkat daripada sebelumnya. Hal tersebut diutarakan dalam kegiatan bertajuk ‘Jelajah Wisata and Funcamp Agrowisata’.

“Masyarakat desa perlu terlibat mengoptimalkan potensi desanya. Sehingga, kemandirian desa akan terbangun,” tuturnya.

Acara diselingi dengan kehadiran 100 orang dari komunitas fotografi, komunitas instagram, dan blogger dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Gus Firjaun mengingatkan, wala kondisi sulit di masa pandemi COVID-19, tapi pariwisata jangan sampai lumpuh. Menurutnya, pariwisata dapat mengungkit perekonomian.

“Tetap memperhatikan kebersihan lokasi, dan menyiapkan fasilitas protokol kesehatan seperti, wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan lain-lain. Wes wayahe Jember bangkit,” tukasnya menyemangati. (adv/aka)