Beri Rasa Aman dan Nyaman bagi Wisatawan, Pemkot Batu Prakarsai Satgas Prokes

  • Whatsapp
kota batu disparta
Pengukuhan Tim penegak displin protokol kesehatan Covid-19 yang diprakarsai Pemkot Batu di lapangan Jatim Park 2, Selasa (29/9). (ist)

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Pemkot Batu membentuk satgas khusus di sektor pariwisata. Terbentuknya satgas ini diinisiasi oleh Disparta Kota Batu. Hal ini bertujuan untuk memberi prioritas kenyamanan dan kemanan bagi wisatawan yang berwisata di Kota Batu selama pandemi Covid-19.

Tim penegak displin protokol kesehatan Covid-19 yang diprakarsai Pemkot Batu ini, dilantik di lapangan Jatim Park 2. Pengukuhan dipimpin Walikota Batu, Dewanti Rumpoko bersama Forkompimda Kota Batu, Selasa (29/9).

Bacaan Lainnya

Dewanti mengatakan, tugas satgas ini untuk menyerukan pentingnya protokol kesehatan bagi wisatawan yang berkunjung. Implementasi gagasan ini mendapat apresiasi Walikota Batu. Karena bisa menjaga masyarakat, wisatawan hingga karyawan dj destinasi wisata.

BACA JUGA: Perekonomian Loyo, Pemkot Batu Longgarkan Pajak

“Satgas Prokes di tempat wisata ini diprakarsai oleh Disparta. Salah satunya seperti di JTP yang harus ada petugas untuk memantau kedisplinan wisatawan yang datang,” kata Dewanti.

Ia menerangkan, Tim Prokes terdiri dari berbagai komunitas. Baik di karyawan tempat wisata, kampung tangguh, perumahan, hingga takmir masjid. Dengan total relawan yang tergabung sebanyak 110 relawan sebagai penegak disiplin prokes.

Pengukuhan Tim penegak displin protokol kesehatan Covid-19 yang diprakarsai Pemkot Batu di lapangan Jatim Park 2, Selasa (29/9). (ist)

“Berbeda dengan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD yang menindak. Kalau satgas ini lebih pada upaya preventif,” imbuh Dewanti.

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama menambahkan relawan berjumlah ratusan ini dilatih selama satu hari. Mereka mendapat materi prokes untuk mematangkan pemahaman. Sehingga bisa turut serta mencegah penularan Covid-19.

Ia mengatakan ada 10 komunitas yang terdiri dari relawan yang sudah ikut di program Wisata Tangguh Semeru. Lalu dari ponpes, pasar, security mall, karyawan plaza, perumahan dan takmir masjid.

“Harapannya bisa jadi embrio pionir meningkatkan kepedulian masyarajat untuk gencarkan pentingnya menerapkan prokes di tiap komunitasnya,” tukas Harvi.

BACA JUGA: Pemkot Batu Launching Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arif As Siddiq menyebutkan, kunjungan wisatawan sejak Januari hingga Maret mencapai 962 ribu wisatawan. Dan terakhir, hingga jelang akhir September, kunjungan wisatwan mencapai 1 juta lebih di 150 destinasi wisata dan tersebar di 831 layanan akomodasi hotel.

Dengan dibentuknya tim tersebut, Arif berharap bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan di Kota Batu. Sehingga jumlah kunjungan ikut meningkat.

“Agar semua sektor seperti UMKM kembali bergeliat dan para pekerja bisa kembali bekerja secara penuh. Artinya juga bisa meningkatkan PAD,” timpal Arif.(wok/wan/adv)