Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaBerita KhususBerantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang kesehatan dan pembangunan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Sidoajo bersama Direktorat Jendral Bea dan Cukai terus melakukan sosialisasi dan edukasi untuk bersama-sama memberantas peredaran rokok ilegal. Selain merugikan negara, rokok ilegal juga dapat mengganggu kesehatan yang tidak bisa diukur.

Sosialisasi larangan produksi, distribusi dan mengkonsumsi rokok ilegal dilakukan Dinas Kominfo Sidoarjo, Bagian Perekonomian Setda Sidoarjo, Satpol PP dengan melibatkan peserta dari perangkat desa, tokoh masyartakat dan stakeholder lainnya yang dilaksanakan di Balai Desa Entalsewu Kecamatan Buduran Sidoarjo, Kamis (23/9/2021).

BACA JUGA: Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

“Dengan sosialisasi diharapkan masyarakat mengetahui manfaat dari DBHCT, sehingga dapat ikut serta untuk melakukan pencegahan terhadap peredaran rokok ilegal di Sidoarjo. Baik yang diproduksi, dipasarkan maupun yang dikonsumsi,” kata Kusdianto Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Pemkab Sidoarjo.

cukai sidoarjo

Sementara, Satriyo Herlambang Bagian Pemeriksana DJ Bea dan Cukai menjelaskan bahwa bahwa dana bagi hasil cukai itu sebanyak dua persen dikembalikan lagi pada pemerintah daerah. Karena itu tarif cukai spesifik setiap batang rokok dan dibebankan ke konsumen.

“Penggunaaan bagi hasil cukai ini, 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat, 20 persen untuk penegakan hukum dan sisanya untuk kesehata,” ujar Satriyo Herlambang.

Selanjutnya, satriyo menambahkan, ada empat macam jenis rokok ilegal, yakni yang pertama dengan pita cukai palsu, kedua rokok pita cukai bekas, ketiga rokok dengan pita cukai berbeda.

Dalam pita cukai asli ada informasi keterangannya tentang jumlah batangnya, perusahaan yang produksi serta golongan berapanya. Ini semua ada di pita cukainya.

“Kalau menemukan rokok ilegal di pasaran silakan laporkan ke sejumlah pihak terkait termasuk ke bea dan cukai maupun aparat penegak hukum. Saya jamin identitas anda akan aman,” ajaknya.

BACA JUGA: Blusukan ke Pasar Tim Bea Cukai Sasar Penjual Rokok Tanpa Pita Cukai

Saka Fathi Pradata Bagian Perekonimian Setda Kabupaten Sidoarjo mengatakan penggunaan DBHCHT untuk tahun anggaran 2021 diprioritaskan untuk dana kesehatan dan karyawan pabrik rokok melalui dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) sebesar Rp 300.000 per orang per-bulan yang diberikan sampai akhir Desember 2021.

“Beberapa taman juga dibangun dengan dana bagi hasil cukai. Jadi semua hasil dari dana bagi hasil dikembalikan lagi untuk kepentingan masyarakat. Jadi saya berharap masyarakat aktif mengawasi dan melaporkan jika mendapati rokok ilegal,” pungkasnya. (ful/adv)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...