Ayo Tertib Berlalu Lintas Rek! Besok Operasi Semeru Dimulai, Ojo Wedi

  • Whatsapp
polres kota mojokerto
Empat anjuran bagi pengendara/pengemudi di Kota Mojokerto selama operasi zebra semeru 2020. (istimewa)
banner 468x60

MOJOKERTO – Polres Mojokerto Kota menggelar “Operasi Zebra Semeru 2020”, pengemudi ataupun pengendara diminta jangan takut selama melintas di jalan raya dan tetap mematuhi empat anjuran tertib berlalu lintas selama operasi dilakukan.

Yakni, lengkapi surat kendaraan, gunakan helm SNI dan sabuk pengaman, patuhi peraturan lalu lintas di jalan, dan terakhir selalu patuhi protokol kesehatan untuk keselamatan bersama.

Baca Juga

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi, menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan berlalu lintas selama di jalan, terlebih dengan diadakannya “Operasi Zebra Semeru 2020” sejak besok Senin, 26 Oktober 2020 hingga 8 November 2020.

BACA JUGA: Operasi Tumpas Narkoba Semeru, Polresta Malang Kota Ungkap 24 Kasus dan 32 Tersangka

“Kami adakan selama dua minggu, ada tujuh sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang akan ditindak nantinya,” ungkap Deddy, pada nusadaily.com, Minggu, 25 Oktober 2020 pagi.

Ia menyebutkan, tujuh sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi poin di “Operasi Zebra Semeru 2020” yaitu pertama pengemudi/pengendara yang mengemudikan handphone.

Kedua pengemudi/pengendara di bawah umur yang belum mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM). Point ketiga berboncengan lebih dari dari satu orang (berbonceng 3 orang) saat berkendara/mengemudi.

Selanjutnya point ke empat dan kelima, tidak menggunakan helm SNI saat berkendara sepeda motor (R2) dan pengendara/pengemudi di bawah pengaruh miras dan narkoba.

“Sedangkan point pelanggaran keenam, pengemudi melawan arus dan melanggar rambu lalu lintas. Terakhir, yakni berkendara melebihi batas kecepatan/balapan atau ugal-ugalan,” tegas Perwira melati dua dipundaknya yang gemar bersepeda ini.

Black Spot dan Trouble Spot Mojokerto

Wilayah hukum Kota Mojokerto sendiri, memiliki beberapa area yang masuk black spot maupun trouble spot. Yakni, area Black Spot di Ajinomoto, Kemantren. Sedangkan area Trouble Spot berada di rel KA, simpang Benteng, dan jembatan Utara Gajah Mada.

Selain untuk menertibkan pengendara, “Operasi Zebra Semeru 2020” sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Mojokerto.

Kasatlantas Polresta Mojokerto Fitria Wijayanti, menambahkan agar masyarakat benar-benar bisa mematuhi aturan berlalu lintas. Bahkan, ia berharap, peraturan berlalu lintas selama di jalan yang sudah diterapkan bisa menjadi budaya tertib berkendara ataupun mengemudi warga Kota Mojokerto demi keselamatan bersama.

“Ayo rek, stop pelanggaran, stop kecelakaan keselamatan untuk kemanusiaan. Tetap selalu patuh dan tertib berlalu lintas walaupun dilanda pandemi Covid-19, ojo lali gae masker,” pungkas Fitria.(din/adv/lna)

Post Terkait

banner 468x60