Antara Sanusi atau Abah Gunawan, Rekom PDI Perjuangan Tinggal Tunggu Waktu

Ada dua Bacalon yang sebelumnya mendaftarkan diri ke DPC PDIP Kabupaten Malang. Yakni, incumbent Drs. H. M. Sanusi serta Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim, H. Gunawan Wibisono

May 15, 2024 - 20:43
Antara Sanusi atau Abah Gunawan, Rekom PDI Perjuangan Tinggal Tunggu Waktu
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim, H. Gunawan Wibisono ketika mendaftar sebagai bakal calon Kepala Daerah di kantor DPC PDIP Kabupaten Malang

NUSADAILY.COM - MALANG - Berkas Bacabup Malang sudah diserahkan Tim 5 Penjaringan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, ke DPP melalui DPD Jawa Timur. Saat ini, tinggal menunggu keputusan atau rekom dari DPP PDIP, untuk Pilkada 2024.

 

Siapakah yang bakal mendapat rekom?. Ada dua Bacalon yang sebelumnya mendaftarkan diri ke DPC PDIP Kabupaten Malang. Yakni, incumbent Drs. H. M. Sanusi serta anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jatim, H. Gunawan Wibisono.

 

Wakil Ketua Penjaringan Bacabup PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir dikonfirmasi mengatakan, bahwa berkas kedua Bacabup sudah lengkap.

 

"Tim 5 Penjaringan sudah melakukan pencermatan terhadap berkas administratif ke dua bakal calon Bupati Malang yakni Sanusi dan Abah Gunawan. Semua syarat administratif yang diminta oleh Partai sudah dilengkapi," ungkap Abdul Qodir, Rabu (14/5/24).

 

Dikatakannya, Tim 5 sudah membuat laporan berita acara pelaksanaan Penjaringan juga sudah diserahkan kepada DPD untuk ditindaklanjuti.

 

"Artinya, dengan diserahkannya berita acara pelaksanaan penjaringan bakal calon bupati dari PDI Perjuangan pada Senin (13/5/24) lalu. Proses selanjutnya sudah di handle DPD," terang Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini.

 

Setelah Berkas Pendaftaran di terima oleh DPD, maka DPD akan memanggil Bacalon untuk dilakukan verifikasi dan koordinasi kesiapan menghadapi Pilkada Serentak.

 

"Kami hanya menjalankan instruksi untuk melakukan penjaringan. Sedangkan keputusan sepenuhnya siapa yang akan direkomendasikan sepenuhnya ada pada DPP," paparnya.(ap/wan)