7 Hari Gempa Guncang Cianjur, Bupati Akan Pimpin Satgas Mulai Hari Ini

Sepekan setelah gempa mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban jiwa menjadi 321 orang.

7 Hari Gempa Guncang Cianjur, Bupati Akan Pimpin Satgas Mulai Hari Ini
Satgas penanganan gempa Cianjur bakal dipimpin oleh Bupati Cianjur mulai 28 November, namun pemerintah tetap memberikan pendampingan.

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Sepekan setelah gempa mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban jiwa menjadi 321 orang.

Selain itu, Bupati Cianjur juga memimpin satuan tugas (satgas) penanganan gempa mulai hari ini, Senin (28/11). Penanganan tidak dipimpin oleh pemerintah pusat.

Jumlah Korban Jiwa Gempa Cianjur

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengungkapkan jumlah korban jiwa akibat gempa Cianjur bertambah menjadi 321 orang. Angka bertambah lantaran ditemukan tiga jenazah baru oleh tim gabungan.

"Terkait dengan pencairan dan pertolongan korban hari ini ditemukan tiga jenazah, sehingga di catatan kita semua berarti dengan tiga temuan ini yang meninggal jadi 321 orang," kata Suharyanto.

BACA JUGA : Dua Korban Tewas Akibat Gempa Cianjur Berhasil Dievakuasi

Usai tiga jenazah ditemukan, maka korban hilang yang masih tercatat 11 orang. Tim gabungan masih terus melakukan pencarian.

Suharyanto mengatakan sejauh ini juga masih ada 108 warga yang dirawat akibat menderita luka berat.

Bupati Cianjur Pimpin Satgas

Suharyanto mengatakan Gempa Cianjur yang masuk dalam kategori bencana daerah bukan nasional meski dampaknya besar.

Lantaran masuk kategori bencana daerah, maka penanganan korban gempa bakal dipimpin oleh Bupati Cianjur Herman Suherman.

Dia mengatakan hal itu sesuai dengan instruksi presiden serta ketentuan Kementerian Dalam Negeri dalam surat edaran per 16 Februari 2019.

BACA JUGA : Kronologi Pencopotan Label Gereja di Bantuan Tenda Korban...

"Itu berdasarkan Instruksi Presiden bahwa bencana daerah Itu otomatis Pak Bupati menjadi komandan Satgas dibantu wakilnya adalah komandan Kodim dan Kapolres," kata Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu (27/11).

Suharyanto menjelaskan bahwa Bupati bisa menunjuk komandan Kodim menjadi petugas lapangan bersama Kapolres. Dengan begitu, aparat di daerah Kabupaten Cianjur nanti secara perlahan bakal memegang komando.

"Mulai besok Pak Bupati akan memegang kendali penuh terkait pelaksanaan tugas di lapangan terkait pencarian dan pertolongan, terkait dengan penanganan pengungsi, evakuasi, termasuk pada saat nanti pembangunan rumah-rumah yang rusak," ujarnya.

Meski demikian, Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat akan mendampingi dan memberikan bantuan secara optimal.(lal)