6 Orang Tewas dan 4 Cedera dalam Penembakan di Supermarket Wal-Mart di Virginia

Sebuah penembakan supermarket terjadi pada malam tanggal 22 malam hari. Polisi setempat melaporkan pada tanggal 23 bahwa penembakan itu menyebabkan 6 orang terbunuh dan 4 terluka.

6 Orang Tewas dan 4 Cedera dalam Penembakan di Supermarket Wal-Mart di Virginia
penembakan di Supermarket Wal-mart Virginia (sumber: chinanews.com)

NUSADAILY.COM - VIRGINIA - Sebuah penembakan supermarket terjadi pada malam tanggal 22 malam hari. Polisi setempat melaporkan pada tanggal 23 bahwa penembakan itu menyebabkan 6 orang terbunuh dan 4 terluka.

Melansir chinanews.com, Penembakan yang disebutkan terjadi di supermarket Wal -Mart di Casepak, dan polisi menerima panggilan pada pukul 22.12 pada tanggal 22. Karena itu adalah Thanksgiving Amerika Serikat dua hari kemudian, itu adalah periode puncak berbelanja sebelum festival publik hari itu.

BACA JUGA : Gila! Tersangka Penembakan di Colorado AS Ternyata Pernah...

"Kursi kosong akan muncul di sebelah lebih banyak meja makan Thanksgiving keluarga di Amerika Serikat."

Dia juga berbicara tentang RUU "reformasi senjata" yang ditandatangani awal tahun ini, tetapi menekankan bahwa "ini cukup dari cukup" dan harus mengambil tindakan yang lebih besar.

Associated Press mengutip polisi dan saksi bahwa pria bersenjata itu adalah manajer supermarket berumur 31 tahun yang menembaki karyawan di ruang tunggu. Pada saat itu, karyawan supermarket sedang bersiap untuk bertemu untuk membahas rencana persiapan stok.

Kejadian ini dikonfirmasi oleh Kepolisian Chesapeake Leo Kosinski. Dia mengatakan terduga pelaku juga ditemukan tewas di dalam toko. Identitas pelaku hingga saat ini belum dipublikasikan.

BACA JUGA : Pelaku Penembakan di Kampus Virginia Tertangkap Usai Tewaskan...

Walmart mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya terkejut dengan peristiwa tragis di toko Chesapeake Virginia.

“ Kami berdoa untuk mereka yang terkena dampak, komunitas dan rekan kami. Kami bekerja sama dengan penegak hukum, dan kami fokus untuk mendukung rekanan kami,” ungkap Walmart.

Insiden di Walmart ini menjadi aksi penembakan massal kedua di AS itu dalam waktu kurang dari seminggu. Sebelumnya, lima orang tewas dalam penembakan klub malam kaum LGBT di Colarodo pada akhir pekan.(mdr3/lal)