6 Gejala Penting Serangan Jantung yang Sering Disepelekan

Serangan jantung salah satu kondisi mengerikan karena bisa berakibat mematikan. Parahnya, serangan jantung bisa menimpa siapa saja, tak kenal usia baik tua atau pun muda.

6 Gejala Penting Serangan Jantung yang Sering Disepelekan
Serangan jantung. (foto: Shutterstock)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Serangan jantung salah satu kondisi mengerikan karena bisa berakibat mematikan. Parahnya, serangan jantung bisa menimpa siapa saja, tak kenal usia baik tua atau pun muda.

Serangan jantung disebutkan biasanya terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol yang membentuk plak di arteri.

Plak di dalam arteri inilah yang bisa pecah dan membentuk gumpalan sehingga aliran darah tidak berjalan lancar dan menyebabkan serangan jantung.

Lantas apa yah penyebab utama serangan jantung yang sering disepelekan? Berikut ulasan 10 penyebab utama serangan jantung yang suka disepelekan, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Polusi udara

Menghirup udara yang kotor ternyata bisa menyebabkan serangan jantung, karena partikel berbahaya dari polusi udara seperti knalpot mobil, pabrik dan lainnya bisa memicu stroke dan serangan jantung.

2. Cuaca ekstrem

Saat ini cuaca tidak menentu, kadang hujan kadang juga panas terik. Kondisi tentu saja sangat berbahaya bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung, sebab bisa memicu serangan jantung.

3. Bangun tidur mendadak

Masalah serangan jantung juga sering dialami oleh seseorang saat bangun tidur mendadak. Sebab saat tidur pembuluh darah kecil sedang membesar dan membuat jantung berdetak lebih cepat, sehingga dapat menaikkan tekanan darah agar mata bisa melek atau terjaga. Saat Anda kaget dan langsung terbangun dari tidur membuat jantung berdegup kencang dan bisa memicu serangan jantung.

4. Pneumonia

Pneumonia atau peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bisa memicu penyakit stroke dan serangan jantung.

5. Emosi

Bagi orang-orang yang sering emosi harus waspada nih, karena bisa memicu serangan jantung. Sebuah studi menyebut orang yang sedang emosi berpotensi mengalami serangan jantung sembilan 9 sampai 14 kali lipat selama dua jam dari saat marah.

6. Aktivitas seksual

Ini juga bisa mempengaruhi serangan jantung, biasanya hal itu terjadi bila aktivitas seksual dilakukan secara kilat. Selain itu berhubungan seksual dengan orang yang tidak dikenal juga bisa meningkatkan risiko jantung.

(roi)