2.700 Petugas Gabungan Disiagakan di Jalur Mudik Kabupaten Bogor

Sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) juga telah disiapkan sepanjang jalur yang dilintasi pemudik. Pospam yang disediakan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

2.700 Petugas Gabungan Disiagakan di Jalur Mudik Kabupaten Bogor
Foto: Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata

NUSADAILY.COM – BOGOR - Sebanyak 2.700 petugas gabungan disiagakan di titik-titik jalur yang dilalui pemudik di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Petugas disiagakan untuk memastikan lalu lintas selama masa mudik dan libur Lebaran berlangsung lancar.

"Personel sendiri sudah ada 2.700 yang kita siapkan dan kita siagakan," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata kepada wartawan, Sabtu (15/4/2023)

Sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) juga telah disiapkan sepanjang jalur yang dilintasi pemudik. Pospam yang disediakan tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

BACA JUGA : Simak Ini Daftar Lokasi Rest Area Mudik Lebaran 2023 di...

"Untuk pos sendiri karena daerah Polda Jawa Barat ini merupakan daerah asal atau pengirim masyarakat yang mudik, kita H-4 sebelum operasi sudah siap. Saat ini Pospam-pospam sudah berdiri di wilayah Kabupaten Bogor," tuturnya, dilansir dari detik.com

Petugas juga bersiaga di Jalan Transyogi, yang merupakan jalur alternatif menuju Cianjur dan Bandung. Sebanyak tiga Pospam disediakan di jalur tersebut sampai ke perbatasan Cianjur.

"Di alternatif Transyogi Pospam sendiri kita sampai Cariu, perbatasan dengan Cianjur, sepanjang jalur sudah ada 3 Pospam," ucapnya.

Polisi juga telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas mengantisipasi kepadatan kendaraan. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional apabila terlihat mulai terjadi peningkatan arus.

"Sudah kita siapkan rekayasa lalin apabila mendapati kejadian-kejadian luar biasa seperti kemacetan yang panjang, kita langsung siapkan rekayasa arus lalin nya," jelasnya.

"Rekayasa lalu lintas nya pengalihan arus, prioritas arus, kemudian ada contra flow. Kita nanti akan lihat titik simpul macetnya di mana, baru kita bisa lihat rekayasa seperti apa yang kita jalankan," sambung Dicky. (ros)