2 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Pasir Mojokerto!

Kecelakaan kerja terjadi di tambang pasir Dusun Jaringansari, Desa Karangdieng, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Insiden ini menewaskan 2 orang warga setempat yang terkena longsoran saat mengais batu di area tambang. Sedangkan 2 korban lainnya terluka.

NUSADAILY.COM - MOJOKERTO - Kecelakaan kerja terjadi di tambang pasir Dusun Jaringansari, Desa Karangdieng, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Insiden ini menewaskan 2 orang warga setempat yang terkena longsoran saat mengais batu di area tambang. Sedangkan 2 korban lainnya terluka.

Salah satu pekerja tambang mengatakan, kecelakaan kerja ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, terdapat 4 warga yang mengais batu di sisi selatan area tambang. Mereka beraktivitas di bawah tebing yang tingginya sekitar 8 hingga 10 meter. Tambang pasir ini diketahui milik Widi.

BACA JUGA: Penanganan Bencana di Bali, Pemprov Siapkan Rp 30 M!


"Ada empat warga yang mencari batu di lokasi, mereka bukan pekerja. Di dekat mereka ada aktivitas ekskavator. Getaran ekskavator membuat tebing longsor menimpa mereka," kata pekerja yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan di lokasi, Sabtu (22/10/2022).

Melansir detikJatim, informasi yang digali, 4 pengais batu adalah warga yang tinggal di sekitar area tambang pasir. Yakni Jumadi dan Yono, warga Dusun Jaringansari, serta Samuji dan Bagong warga Dusun Sumberingin.

"Dua orang yang meninggal, atas nama Jumadi dan Samuji. Yang dua lainnya terluka," terang si pekerja.

Sementara itu, Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Mojokerto Iptu Raditya Herlambang membenarkan kecelakaan kerja di tambang pasir milik Widi hingga menewaskan dua orang. Sedangkan dua korban lainnya terluka.

BACA JUGA: Tanah Longsor di Kabupaten Malang Ganggu Perjalanan Kereta Api


"Info awal yang meninggal bukan pekerjanya Pak Widi, tapi warga setempat yang mengais batu secara manual di lokasi. Kemudian tertimpa tebing," jelasnya.

Kecelakaan kerja di tambang pasir ini tampaknya berupaya disembunyikan oleh warga setempat. Sebab, tidak ada laporan yang masuk ke polisi. Sehingga, tim dari Sat Reskrim Polres Mojokerto dan Unit Reskrim Polsek Kutorejo baru datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 14.30 WIB.

"Informasi yang kami terima baru sebatas dua orang meninggal. Anggota kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari para saksi," tandas Herlambang.(eky)